Memuat berita

Nasional

Presiden Prabowo Lantik Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, Listyo Sigit Jadi Kepala KSP

Devi Sry Atmaja · 01 Oktober 2026 · 16:28 WIB · 3 dibaca
Presiden Prabowo Lantik Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, Listyo Sigit Jadi Kepala KSP

Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet dengan memindahkan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dari posisi Kepala Kantor Staf Presiden menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Pelantikan resmi berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Keputusan tersebut menjadi bagian dari penataan ulang posisi strategis di pemerintahan. Prosesi pelantikan digelar secara khidmat. Pada saat yang sama, posisi Kepala Kantor Staf Presiden yang ditinggalkan Dudung Abdurachman digantikan oleh Listyo Sigit Prabowo. Mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut resmi beralih tugas ke lingkungan kepresidenan. Transisi jabatan berlangsung dalam satu rangkaian acara di Istana. Koordinasi antar pejabat terlihat berjalan lancar.

Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjabat sebagai Kapolri dan kini digantikan oleh Komjen Polisi Suyudi Ario Seto. Pergantian di tubuh Polri dan Kantor Staf Presiden terjadi hampir bersamaan. Presiden Prabowo menata ulang sejumlah posisi kunci dalam satu hari. Langkah ini menarik perhatian publik dan pengamat politik. Pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam menjadi momen penting di Istana Negara. Ia sebelumnya dikenal sebagai Kepala Kantor Staf Presiden yang aktif dalam koordinasi kebijakan. Kini, tanggung jawabnya diperluas ke ranah politik, hukum, dan keamanan. Pengalaman militer yang panjang menjadi bekal dalam jabatan baru.

Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala KSP yang baru membawa pengalaman panjang di institusi kepolisian. Ia diharapkan mampu memperkuat dukungan staf kepada Presiden. Peran Kepala Kantor Staf Presiden menuntut kemampuan koordinasi lintas sektor. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan dari kepala negara. Suyudi Ario Seto yang menggantikan Listyo sebagai Kapolri juga telah melalui proses persetujuan di DPR. Transisi kepemimpinan di Polri berlangsung beriringan dengan perombakan di Kantor Staf Presiden. Stabilitas institusi keamanan menjadi perhatian utama. Seluruh proses digelar dalam suasana tertib. Presiden Prabowo Subianto terlihat memimpin langsung prosesi pelantikan di Istana Negara. Kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara menambah khidmatnya acara. Serah terima jabatan berlangsung sesuai protokol yang berlaku. Dokumentasi resmi segera menyebar ke publik.

Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam akan mengoordinasikan isu-isu strategis di bidang politik, hukum, dan keamanan. Jabatan tersebut memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas nasional. Pengalamannya di TNI dan sebelumnya sebagai Kepala KSP menjadi modal penting. Publik menanti kinerja konkret di masa depan. Listyo Sigit Prabowo di posisi Kepala KSP diharapkan mampu menyelaraskan berbagai kebijakan prioritas Presiden. Kantor Staf Presiden berfungsi sebagai supporting system yang kuat. Pengalaman memimpin Polri memberikan pemahaman mendalam mengenai isu keamanan dan penegakan hukum. Sinergi dengan kementerian terkait menjadi kunci. Pergantian Kapolri dari Listyo Sigit Prabowo ke Suyudi Ario Seto melengkapi rangkaian reshuffle hari itu. Tiga posisi strategis berubah dalam waktu berdekatan. Presiden Prabowo menunjukkan langkah cepat dalam penataan kabinet dan institusi terkait. Efisiensi dan efektivitas pemerintahan menjadi tujuan utama.

Di Istana Negara, suasana pelantikan berlangsung formal dan tertib. Dudung Abdurachman resmi mengucapkan sumpah sebagai Menko Polkam. Listyo Sigit Prabowo juga menjalani proses serah terima di lingkungan KSP. Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Reshuffle ini mencerminkan dinamika pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Penempatan tokoh-tokoh berpengalaman di posisi kunci menjadi sinyal penguatan tim. Dudung di Menko Polkam, Listyo di KSP, dan Suyudi di Polri membentuk konfigurasi baru. Publik mengamati arah kebijakan ke depan.

Dengan dilantiknya Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, koordinasi di bidang politik dan keamanan diharapkan semakin solid. Listyo Sigit Prabowo di KSP akan memperkuat dukungan langsung kepada Presiden. Sementara Suyudi Ario Seto membawa kepemimpinan baru di tubuh Polri. Transisi berjalan dalam satu momentum. Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya kepemimpinan yang tegas dalam menata kabinet. Perombakan yang melibatkan tiga posisi strategis sekaligus menjadi sorotan utama. Seluruh pejabat yang dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan tugas baru. Kinerja menjadi tolok ukur keberhasilan.